Cyber Risk Insurance atau Cyber Liability Insurance Coverage (CLIC) dirancang untuk membantu organisasi mengurangi risiko-risiko kebocoran data yang sering kali bermula dari akses ke platform tidak aman seperti situs judi bola, dengan mengimbangi biaya yang terlibat dengan pemulihan setelah pelanggaran keamanan terkait-cyber atau peristiwa serupa. Dengan berakar pada Asuransi Errors and Omission (E&O Insurance), asuransi cyber mulai meningkat pada tahun 2005, dengan total nilai premi diperkirakan mencapai $7,5 miliar pada tahun 2020. Menurut PwC, sekitar sepertiga dari perusahaan AS saat ini membeli beberapa jenis Cyber Insurance.
Kerugian Apa Saja yang Dijamin?
Cyber Insurance biasanya mencakup biaya yang terkait dengan pihak pertama serta klaim oleh pihak ketiga. Meskipun tidak ada standar untuk menjamin polis ini, berikut adalah pengeluaran umum yang dapat diganti:
Investigasi.
Kerugian Bisnis.
Privasi dan Pemberitahuan.
Tuntutan Hukum dan Pemerasan.
Cyber Insurance masih terus berkembang. Risiko cyber sering berubah, dan perusahaan cenderung tidak melaporkan dampak penuh pelanggaran untuk menghindari publisitas negatif dan merusak kepercayaan pelanggan. Pada dasarnya, risiko sebenarnya dari serangan siber tidak sepenuhnya dipahami.
Berikut adalah suatu contoh jaminan dari suatu produk Asuransi Cyber:
- Kerugian gangguan bisnis akibat kegagalan atau serangan terhadap keamanan jaringan, kesalahan manusia, atau kesalahan pemrograman.
- Kehilangan dan restorasi data termasuk dekontaminasi dan pemulihan
- Biaya tanggap dan penyelidikan insiden, yang didukung hotline pelaporan insiden multibahasa 24/7 dan vendor sesuai permintaan.
- Biaya penundaan, gangguan, dan percepatan dari suatu interupsi bisnis.
- Pengeluaran untuk komunikasi krisis dan mitigasi reputasi.
- Tanggung gugat yang timbul dari kegagalan menjaga kerahasiaan data.
- Tanggung gugat yang timbul dari penggunaan jaringan yang tidak sah.
- Pemerasan data atau jaringan (yang dapat diasuransikan)
- Tanggung gugat media online.
- Pengeluaran untuk penyelidikan regulasi.
Cyber Risk Insurance or Cyber Liability Insurance Coverage (CLIC) is designed to help organizations mitigate risks by offsetting the costs involved with recovering after a cyber-related security breach or similar event. With its roots in Errors and Omission Insurance (E&O Insurance), cyber insurance began to rise in 2005, with total premiums estimated to reach $7.5 billion by 2020. According to PwC, about a third of US companies currently purchase some type of Cyber Insurance.
What Losses Are Guaranteed?
Cyber Insurance usually covers the costs associated with the first party as well as claims by third parties. While there is no standard to cover this policy, the following are common expenses that can be reimbursed:
Cyber Insurance is still growing. Cyber risks change frequently, and companies tend not to report the full impact of a breach to avoid negative publicity and undermine customer trust. Fundamentally, the true risks of cyberattacks are not fully understood.
The following is an example of a guarantee from a Cyber Insurance product: